/  Tugas Kuliah  /  Semester 5  /  APSI  /  Tugas APSI 2 – Process Control System
APSI, Semester 5, Tugas Kuliah

Tugas APSI 2 – Process Control System

  • 45 Views
Tugas APSI 2 – Process Control System
2

masamalas.comTugas APSI 2 – Process Control System. Process Control System adalah sistem informasi operasi yang membuat keputusan dan mengendalikan proses operasional, seperti keputusan pengendalian produksi.
Hal ini melibatkan process control systems atau bisa di sebut dengan PCS yang keputusannya mengatur proses produksi fisik yang secara otomatis dibuat oleh komputer.

Setelah beberapa waktu lalu kita sudah membahas Tugas 1 APSI tentang analisis sistem informasi tokopedia, kali ini hadir kembali dengan Tugas APSI 2 – Process Control System.

Process Control System/ PCS menggunakan CAM, CIM, dan FSM.

CAM / Computer Aided Manufacturing merupakan software komputer untuk mengontrol tools mesin yang berhubungan dengan proses permesinan. Definisi ini bukan satu-satunya definisi CAM, CAM pun berarti penggunaan komputer yang berfungsi untuk membantu dalam semua perencanaan manufaktur, termasuk didalamnya perencanaan, managemen, transportasi dan penyimpanan. Tujuan utamanya adalah untuk menghasilkan proses produksi yang lebih cepat, serta ukuran yang presisi dan konsistensi material pada komponen dan tools.

Berikut ini adalah beberapa perusahaan yang mengeluarkan software CAM :
1) Dassault Systèmes dengan berbagai macam jenis software CAM nya.
2) Siemens PLM Software, mengintegrasikan CAM dengan software CAD, CAE, PDM dan digital manufacturing.
3) Delcam, merupakan salah satu perusahaan CAM terbesar di dunia yang kini sudah diakuisisi oleh Autodesk.
4) Vero Software
5) PTC
6) Tebis
7) SheetCAM, CAM dengan harga yang cukup murah. Meskipun murah, tapi fiturnya terbukti cukup tangguh.
CIM / Computer Integrated Manufacturing merupakan komputer sebagai komponen penghubung dalam proses produksi, Penggunaan teknologi computer pada masing-masing fungsi tersebut menghasilkan teknologi CNC (Computer Numerical Control), FMS(Flaksibel Manufacturing System), CAD (Computer Aided Design), CAPP(Computer Proses Planning), CAM(Computer Aided Manufacturing), DNC (Direct/Distributed Numeric Control), dan CAPM (Computer Aided Production Management).
Untuk itu kaitannya FMS dengan CIM merupakan system terintegrasi yag terdiri dari mesin CNC, alat penanganan material otomatis, dan alat penanganan perkakas. Perkembangan jaringan computer yang memungkinkan menghubungkan fungsi CAD/CAPP/CAM dengan jaringan produksi dilantai DNC. Usaha untuk mengintegrasikan CAD/CAPP/CAM/DNC dengan system perencanaan dan pengendalian manufaktur /system informasi logistic disebut CAPM merupakan usaha untuk menuju CIM. Definisi CIM adalah (Wonoyodo D.E.,)
Sedangkan FSM / Flexible Manufacturing System merupakan prosedur fasilitas manufaktur yang dapat mengganti produk dengan cepat dan efisien. Komponen penting dari suatu FMS adalah mesin Numerical Control (NC) yang mampu saling bertukar tools secara otomatis. Sistem material handling otomatis untuk memindahkan part–part di antara mesin–mesin dan station fixturing berupa Automated Guided Vehicle (AGV) dan Robot.
Software komputer yang rumit juga membutuhkan FMS dengan banyak tingkatan kontrol untuk mengatasi variabilitas yang tinggi sehubungan dengan produksi banyak jenis part. Lima tingkatan teknologi yang ada di FMS antara lain :
  1. Enterprise level:Penjadwalan produksi untuk FMS, persiapan program komputer dan kode untuk sistem produksi dan mesin, membuat order untuk bahan mentah, dan membuat dokumen instruksi untuk barang jadi.
  2. System level :    centralized coolant dan sistem pengumpulan chip, kontrol dan penjadwalan dari komputer kontrol cart, pemutusan kode komputer untuk mesin produksi, sinkronisasi semua sel operasi, pusat kalibrasi dan setup perkakas dan alat untuk mesin, tracking perkakas, bahan mentah dan persediaan produk jadi.
  3. Cell level :    sel permesinan, tool gauge dan stasiun pengkalibrasian, stasiun load material dan unload material, testing dan sel kontrol kualitas, dan sel pembersihan part.
    1. Machine level :    pusat CNC mesin, operasi manual, panduan otomatis, work holders dan changer, mesin penguji kualitas, mesin pembersih part yang otomatis, dan stasiun penggantian perkakas.
    2. Device level :    sensors, ac dan dc motor, pneumatic dan hidrolik komponen, perkakas, fixture, komponen elektrik, penghubung, kabel dan serat fiber.

Contoh FMS :

 Contoh dari FMS yang lain

Gbr 1.0 Contoh dari FMS yang lain

FMS dengan sebuah robot, mesin CNC-Mill dan CNC-Lathe

Gbr 1.1 FMS dengan sebuah robot, mesin CNC-Mill dan CNC-Lathe

Berikut Cuplikan video youtube tentang Process Control System :

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *