Asyik vibe coding sambil dapet duit ?

Asyik vibe coding sambil dapet duit ? – Ngaku deh. Kamu ketik prompt, tekan enter, terus… nunggu. Build jalan, kamu nunggu. Kasih task ke agent, kamu nunggu lagi. Dikali seharian ngoding pakai AI, itu numpuk jadi waktu fokus yang lumayan banyak, dan hasilnya nol. Nggak buat kamu, nggak buat tool yang kamu pakai, apalagi buat dompet.

Gap kecil itu yang bikin saya kepikiran, sampai akhirnya bikin BackSpin.

Idenya satu kalimat

Pas AI kamu lagi kerja, BackSpin nampilin satu kartu discovery yang relevan, bisa tool, MCP server, info grant, lowongan, atau bounty, dan kamu dibayar bagi hasil dari perhatian itu. Begitu AI kamu selesai, kartunya minggir. Udah, gitu doang loopnya. Nggak ada feed buat di-scroll, nggak ada popup perang, nggak ada klik tambahan.

Buat anak TC yang tiap hari ngerjain tugas sambil buka materi bahasa pemrograman di tab sebelah, ini persis waktu yang selama ini kebuang. Waktu nunggu compiler, nunggu AI ngejelasin error, nunggu build kelar.

Kenapa ini marketplace, bukan sekadar iklan nyempil

Iklan di tool developer biasanya satu arah. Ada yang nyuntik banner, kamu nggak dapat apa-apa, dan lama-lama kamu benci banner-nya. Model kayak gini rapuh karena posisinya lawan-lawanan sama user. Kamu jadi sasaran, bukan peserta.

BackSpin balik logikanya jadi bursa dua arah. Developer opt-in dan dibayar. Pengiklan dapat perhatian yang memang diberikan, bukan dicuri pas kamu lagi fokus. Perubahan kecil ini bikin inventory-nya lebih bagus buat yang beli, dan lebih adil buat yang nyediain. Cara bagi hasil dan penilaian atensinya bisa kamu baca di halaman how BackSpin works.

Privasi itu garis mati, bukan pengaturan

Ini bagian yang paling saya jaga, dan biasanya bagian yang diam-diam dicurangin sama produk sejenis.

BackSpin nggak pernah baca kode kamu, prompt kamu, atau balasan dari AI-nya. Dia cuma tahu “AI-nya lagi sibuk” dari sinyal yang aman dan bebas-konten. Nggak ada isi kerjaan kamu yang keluar dari mesin cuma buat nentuin kartu mana yang muncul.

Cara paling gampang (dan paling malas) buat deteksi “AI lagi kerja” itu ya baca semua yang kamu ketik dan semua yang model balas. Banyak tool ngelakuin itu. Saya sengaja matiin risiko itu dari awal. Detailnya ada di privacy page, ditulis pakai bahasa manusia, bukan bahasa pengacara. Anak CTF di TC pasti paham kenapa “nggak baca konten” itu bukan basa-basi, itu beda antara tool yang bisa dipercaya sama tool yang sekali bocor langsung tamat.

Opt-in, gampang dicabut, dan jujur soal cakupan

Tiap integrasi statusnya mati sampai kamu nyalain sendiri. Pas dicopot, bersih, nggak ada sisa, nggak ada service diam-diam nyala di background.

Saya mau jujur soal permukaan yang didukung, karena over-claim itu cara tercepat kehilangan kepercayaan orang teknis. BackSpin jalan di VS Code dan turunannya kayak Cursor, Windsurf, Kiro, beberapa AI CLI, MCP host, dan browser. Kualitas deteksinya beda-beda tiap permukaan, ada yang udah kuat, ada yang masih berkembang. Status terkininya kami taruh di halaman supported integrations dan terus di-update, bukan ngaku “dukung semua” terus berharap kamu nggak ngecek. Kalau mau lihat kartunya dulu sebelum install, ada demo yang bisa langsung dicoba.

Nyambung sama obrolan AI yang lagi rame

Di masamalas sendiri udah ada tulisan soal gimana AI ngubah cara kerja dan bisnis. Nah, BackSpin ini sisi lain dari cerita yang sama. AI nggak cuma bikin ngoding lebih cepat, dia juga nyelipin ribuan “ruang tunggu” kecil ke hari kamu. Ruang tunggu itu ibarat perjalanan pulang-pergi zaman dulu: nggak bisa dihindari, berulang, dan selama ini nilainya nol.

Taruhan BackSpin sederhana: waktu mati itu bisa jadi pasar beneran, dan versi yang adil, opt-in, bebas-konten, gampang dicabut, adalah versi yang bakal bertahan.

Cobain, terus kasih tahu di mana rusaknya

Kalau ide “dibayar pas nungguin AI” ini kena buat kamu, install dan bantai aja pakai pemakaian asli. Kalau nggak kena, justru itu feedback yang paling saya butuhin.

Anak TC dan developer: editor atau CLI mana yang harus kami bikin mulus duluan? Pengiklan: kamu mau nyapa siapa, dan gimana biar ini jadi no-brainer?

Mulai dari halaman utama BackSpin, atau tonton demo dulu. Kami juga lagi live di Product Hunt di usebackspin.com/launch/ph. Penasaran siapa di balik ini? Ceritanya ada di profil Rizaldy Primanta Putra.

Previous Article

Rizaldy Primanta Putra Engineer Indonesia yang Membangun Solusi di Bidang Software, Blockchain, dan Keamanan Siber

Write a Comment

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

For security, use of CloudFlare's Turnstile service is required which is subject to the CloudFlare Privacy Policy and Terms of Use.

Subscribe to our Newsletter

Subscribe to our email newsletter to get the latest posts delivered right to your email.
Pure inspiration, zero spam ✨